Results for chairil anwar

Maju

03.28
MAJU Chairil Anwar Ini barisan tak bergenderang-berpalu Kepercayaan tanda menyerbu. Sekali berarti Sudah itu mati. MAJU Bagimu Negeri Menyed...

Diponegoro

03.27
DIPONEGORO Chairil Anwar Di masa pembangunan ini tuan hidup kembali Dan bara kagum menjadi api Di depan sekali tuan menanti Tak gentar. Lawa...

Yang Terhampas Dan Yang Putus

03.26
YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS Chairil Anwar Kelam dan angin lalu mempesiang diriku, menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin, malam tamb...

Tjerita Buat Dien Tamaela

03.25
TJERITA BUAT DIEN TAMAELA Chairil Anwar Beta Pattiradjawane jang didjaga datu datu Tjuma satu Beta Pattiradjawane kikisan laut berdarah laut...

Senja Di Pelabuhan Kecil

03.24
SENJA DI PELABUHAN KECIL Chairil Anwar buat: Sri Ajati Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang, rumah tua, pada cerita tiang ...

Selamat Tinggal

03.23
SELAMAT TINGGAL Chairil Anwar Aku berkaca Ini muka penuh luka Siapa punya ? Kudengar seru menderu dalam hatiku Apa hanya angin lalu ? Lagu l...

Sajak Putih

03.23
SAJAK PUTIH Chairil Anwar buat tunanganku Mirat Bersandar pada tari warna pelangi kau depanku bertudung sutra senja di hitam matamu kembang ...

Rumahku

03.22
RUMAHKU Chairil Anwar Rumahku dari unggun-unggun sajak Kaca jernih dari segala nampak Kulari dari gedung lebar halaman Aku tersesat tak dapa...

Prajurit Jaga Malam

03.21
PRAJURIT JAGA MALAM Chairil Anwar Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ? Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras, bermata tajam ...

Persetujuan Dengan Bung Karno

03.20
PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO Chairil Anwar Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji Aku sudah cukup lama dengan bicaramu dipangga...

Penerimaan

03.19
PENERIMAAN Chairil Anwar Kalau kau mau kuterima kau kembali Dengan sepenuh hati Aku masih tetap sendiri Kutahu kau bukan yang dulu lagi Bak ...

Nisan

03.17
NISAN Chairil Anwar Bukan kematian benar menusuk kalbu Keridhaanmu menerima segala tiba Tak kutahu setinggi itu di atas debu Dan duka maha t...

Mirat Muda, Chairil Muda

22.26
MIRAT MUDA, CHAIRIL MUDA Chairil Anwar Dialah, Miratlah, ketika mereka rebah, menatap lama ke dalam pandangnya coba memisah mata yang menant...

Malam Di Pegunungan

22.25
MALAM DI PEGUNUNGAN Chairil Anwar Aku berpikir: Bulan inikah yang membikin dingin, Jadi pucat rumah dan kaku pohonan? Sekali ini aku terlalu...

Malam

22.24
MALAM Mulai kelam belum buntu malam kami masih berjaga --Thermopylae?- - jagal tidak dikenal ? - tapi nanti sebelum siang membentang kami su...

Kerawang Bekasi

22.23
KARAWANG BEKASI Chairil Anwar Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi Tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi ...

Hampa

22.18
HAMPA Chairil Anwar kepada sri Sepi di luar. Sepi menekan mendesak. Lurus kaku pohonan. Tak bergerak Sampai ke puncak. Sepi memagut, Tak sat...

Doa

22.17
DOA Chairil Anwar kepada pemeluk teguh Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namamu Biar susah sungguh mengingat Kau penuh seluruh cayaM...

Derai - Derai Cemara

22.16
DERAI DERAI CEMARA Chairil Anwar  Cemara menderai sampai jauh terasa hari akan jadi malam ada beberapa dahan di tingkap merapuh dipukul angi...

Dengan Mirat

22.15
DENGAN MIRAT Chairil Anwar  Kamar ini jadi sarang penghabisan di malam yang hilang batas Aku dan engkau hanya menjengkau rakit hitam 'Ka...
Diberdayakan oleh Blogger.